Tips dan Trik Menggagalkan Tendangan Penalti

Tendangan penalti barangkali menjadi momok paling ditakuti oleh penjaga gawang manapun. Dalam tendangan penalti, penjaga gawang hanya berhadapan satu lawan satu dengan penendang lawan, dan kemungkinan kebobolan akan sangat besar karena jarak antara bola dengan gawang sangat dekat, yaitu hanya sebelas kaki, dan satu-satunya orang yang dapat menggagalkan tendangan penalti tersebut adalah si penjaga gawang itu sendiri, kecuali jika tendangan lawan meleset atau tidak tepat sasaran. Dalam menghadapi tendangan penalti, mental penjaga gawang sangat diperlukan, mental yang kuat dan tangguh akan menghasilkan ketenangan sehingga si penjaga gawang akan lebih awas dan instingnya mampu menebak arah bergulirnya bola. Beberapa penjaga gawang terkenal di dunia seperti Nelson Dida dan Gianluigi Buffon memiliki trik tersendiri dalam menghadapi tendangan penalti. Berikut ini adalah beberapa tips dan trik menggagalkan tendangan penalti yang efektif.

Bergerak Sesuai Insting

Dalam menghadapi tendangan penalti, insting seorang penjaga gawang sangat dibutuhkan, terutama dalam menebak arah bola. Insting merupakan akumulasi dari pengalaman dan pengamatan. Misalnya, posisi ancang-ancang si penendang akan mempengaruhi arah bola, terutama kemiringan sudut kaki si penendang. Ketika menghadapi tendangan penalti, seorang penjaga gawang hendaknya memperhatikan dan mengamati gestur tubuh lawan yang hendak menendang bola, mulai dari posisi kaki, arah tatapan mata, arah ayunan tangan kanan, hingga hal-hal yang paling detail seperti jarak ancang-ancang penendang lawan.

Pengalaman membuktikan bahwa seorang penendang penalti umumnya menunjukkan gestur ke arah mana bola itu akan ditendang. Namun, seorang penjaga gawang jangan sampai terintimidasi oleh gestur lawan, terutama tatapan mata. Seorang penendang penalti biasanya akan berusaha mengintimidasi penjaga gawang lawan agar mentalnya down. Tetaplah bersikap tenang dengan terus memperhatikan gestur si penendang. Ketika si penendang sudah berancang-ancang, tentukan sesegara mungkin ke mana kita akan melompat, jangan ragu apalagi terpaku diam. Ambil keputusan, kemudian melompat.

Mempersempit Peluang

Dalam tendangan penalti, konon si penendang memiliki peluang sebesar 80% untuk mencetak gol, sementara si penjaga gawang hanya memiliki peluang 20% untuk menggagalkan tendangan penalti. Untuk menggagalkan penalti lawan, seorang penjaga gawang tentu harus mempersempit peluang si penendang tersebut. Terdapat beberapa tips dan trik untuk mempersempit peluang lawan, di antaranya adalah: melakukan gerakan-gerakan ke kanan dan ke kiri atau merentangkan kedua tangan agar target sasaran si penendang menjadi semakin sempit. Penjaga gawang hendaknya tidak menempelkan kedua telapak tangannya pada pinggangnya ketika menghadapi tendangan penalti. Upaya mempersempit peluang lawan juga dapat dilakukan dengan cara melangkah ke depan ketika lawan sudah melakukan tendangan, cukup satu langkah saja agar tidak terkena pelanggaran.

Itulah beberapa tips dan trik untuk menghadapi tendangan penalti bagi penjaga gawang. Ketenangan dan insting seorang penjaga gawang merupakan modal utama dalam menggagalkan tendangan penalti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *