Perhatikan Hal-hal Berikut Sebelum Membeli Mobil Bekas di Bali!

Pasar mobil bekas di Bali sangat hidup, karena tingginya tingkat kebutuhan mobil untuk disewakan pada para turis. Ketika membeli mobil bekas, butuh biaya tambahan, salah satunya untuk biaya balik nama mobil.

Besar biaya balik nama dapat dihitung sendiri, jika pembeli telah mengetahui besar jumlah biaya pajak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu-Lintas Jalan (SWDKLLJ), biaya administrasi STNK dan biaya Tanda Nomer Kendaraan Bermotor (TNKB).

Besarnya biaya-biaya pajak tersebut biasanya sudah ditentukan oleh Samsat (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap) kecuali PKB, karena besar biaya PKB berubah-ubah sesuai dengan umur kendaraan, dengan hitungan 1,5% dari harga jual.

Biaya yang lain memiliki harga tetap seperti SWDKLLJ Rp143 ribu, biaya administrasi STNK Rp75ribu, dan administrasi TNKB Rp50.000,-. Harga tersebut bisa berubah bila pemerintah mengeluarkan kebijakan baru.

Lalu bagaimana menghitung biaya balik nama? Biaya balik nama memiliki rumus tersendiri, yaitu 2/3 x PKB lalu dijumlahkan dengan seluruh biaya pajak-pajak.

Nah, kalau sudah tahu besarnya biaya PKB dan biaya balik nama, kalian tinggal menjumlah seluruh rincian yang telah disebutkan di atas. Kemudian kalian akan tahu berapa total biaya seluruhnya untuk proses balik nama.

Selain mengetahui besar biaya, penting bagi pemula untuk memahamiĀ  cara balik nama mobil. Berikut tahap-tahap balik nama.

  1. Pilih Samsat Terdekat

Untuk cara yang pertama ini kalian bisa menemukannya dengan mencari di website. Pilihlah Samsat terdekat dari tempat kalian tinggal. Karena samsat hanya melayani proses balik nama sesuai dengan domisili kalian tinggal yang tercantum di KTP.

  1. Penyesuaian Wilayah

Hal ini berlaku jika ketika kalian ingin balik nama namun dari tempat yang berbeda. Misalnya kalian membeli mobil bekas di Bali, lalu akan pindah ke Jakarta. Hal yang harus dilakukan pertama adalah mencabut berkas yang ada di Bali.

Selanjutnya setelah berkas dari Bali sudah dicabut, kalian mengurusnya lagi dengan mendatangi Samsat Jakarta. Dari situ baru kalian dapat melakukan proses balik nama.

  1. Kelengkapan Berkas

Jika kalian sudah tau Samsat mana yang harus didatangi, kalian harus memiliki kelengkapan berkas. SepertiĀ  KTP asli, KTP pemilik sebelumnya, BPKB asli dan kwitansi pembelian mobil tersebut dengan materai Rp6.000,-.

Bila kendaraan tersebut masih dalam proses cicilan, maka kalian dapat meminta surat keterangan dari leasing. Biasanya leasing akan memberikan surat pengantar beserta fotokopi BPKB dan STNK asli.setelah surat terseut lengkap kalian bisa melanjutkan ke proses berikutnya.

  1. Cek Fisik

Setelah itu kalian dapat langsung pergi ke Samsat. Jangan lupa membawa mobil yang akan dibalik nama tersebut. Karena nantinya petugas akan mengecek mulai dari nomor rangka sampai dengan nomor mesin kendaraan. Kalian hanya membayar Rp30.000,- untuk cek fisik ini.

  1. Pengecekan Dokumen

Proses balik nama yang memakan waktu lama adalah bagian pengecekan dokumen. Dikarenakan setiap harinya selalu terjadi antrian yang panjang. Proses ini juga memerlukan biaya sekitar Rp30.000,-. Namun jangan khawatir, karena pasti nama kalian akan dipanggil sesuai dengan antrian yang kalian dapatkan.

Proses ini cukup mudah karena kalian hanya harus mengikuti prosedur yang ada. Apabila sudah selesai kalian boleh langsung pulang, dan mengambil surat balik nama yang diurus itu beberapa hari sesuai dengan yang ditentukan oleh petugas.

Proses balik nama memang memakan waktu yang cukup lama, namun sebaiknya tidak ditunda proses mengurusnya, untuk menghindari sengketa dan masalah kepemilikan kendaraan lainnya.

 

Sumber Gambar :

https://www.pexels.com/photo/white-and-black-bird-beside-car-headlight-754938/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *