Menjadi Pengguna Media Sosial Secara Cerdas dengan Cara Ini

Kecanggihan teknologi kini sudah merambah ke segala lini kehidupan. Lihat saja jika kini seisi rumah sudah terhubung dengan peralatan elektronik. Namun yang kini seolah wajib dimiliki adalah ponsel sehingga bisa terhubung ke internet. Media sosial kini bukan hal baru untuk masyarakat masa kini. Tak hanya anak muda, bahkan orang tua hingga anak-anak pun kini seolah sudah ketagihan untuk memainkan sosial media ini. Sebetulnya sosial media bisa jadi sangat bermanfaat, namun bisa jadi sangat merugikan juga jika tidak digunakan secara cerdas.

Kini sosial media bukan hanya sebagai penghubung antar teman atau media komunikasi semata, namun dimanfaatkan banyak orang untuk mencari keuntungan secara tak halal, menyebar fitnah hingga propaganda dan berita hoax. Tentunya hal ini akan sangat merugikan jika pengguna sosial media lainnya secara umum tidak cerdas dalam menghadapinya. Untuk itu, jadilah pengguna sosial media yang cerdas dengan tips berikut ini:

  • Filter pertemanan

Media sosial adalah ajang untuk mendapatkan teman baru, namun bukan berarti semua orang bisa jadi teman Anda. Memfilter pertemanan akan bisa membatasi diri Anda untuk terkena dampak yang negatif. Hal ini pun bisa jadi langkah awal untuk melindungi diri dari kejahatan cyber yang kini banyak dilakukan.

  • Pasang identitas asli? Boleh saja

Terkadang banyak juga yang ragu untuk memasang identitas asli di sosial media sehingga memakai nama palsu atau lainnya. Sebetulnya memasang identitas asli bukanlah hal yang salah. Hal ini juga akan memudahkan teman untuk terhubung dengan Anda. Namun bukan berarti Anda bisa menyebarkan identitas secara lengkap di sosial media misalnya nomor telepon hingga alamat rumah karena akan berbahaya untuk diri Anda sendiri.

Baca Juga: Tips Mengatasi Ketergantungan Pada Media Sosial

  • Statusmu harimaumu

Pepatah statusmu harimaumu mungkin kini sudah menjadi pengganti mulutmu harimaumu. Hal ini lantaran sudah banyak sekali kasus hukum yang menyeret pengguna sosial media yang tidak bijak dalam memasang status karena mengandung isu penghinaan hingga SARA. Selain itu, terkadang ada juga status yang memamerkan kepemilikan sehingga menjadikan orang lain berniat jahat kepada Anda. Menyatakan kegalauan di sosial media pun sebetulnya bukan hal yang baik karena banyak orang akan menjadi tahu aib Anda. Jadi lebih bijaklah dalam menulis status.

Umumnya ketika menggunakan media sosial, maka Anda akan kerapkali ditandai atau secara tidak sengaja membaca berita-berita yang bersifat provokatif. Jika demikian, ada baiknya untuk menghindari membagikannya kepada orang lain. Lebih baik cek dulu kebenaran beritanya sehingga Anda tidak menyebarkan berita hoax. Sosial media bisa jadi ajang berbagi manfaat dengan menuliskan status yang baik dan membagikan berita baik sehingga yang membacanya pun bisa ikut berpikiran positif.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *