Intip Tiga Model Modifikasi Motor Kawasaki!

Ya, kali ini kita akan mengupas tuntas tentang modifikasi Kawasaki W175. Kita mempunyai tiga motor dengan jenis yang sama, tetapi motor ini akan kita ubah menjadi beberapa model, di antaranya adalah model cafe racer, tracker, maupun bobber. Bagaimana proses modifnya? Mari kita cek sama-sama.

Walaupun ketiga motor ini berbeda style, tetapi ada beberapa kesamaan yang tetap dipertahankan. Salah satunya adalah tangki. Kita tetap mengandalkan tangki bawaan Kawasaki W175 karena kita ingin model dasar dari motor itu tetep kelihatan. Karena kalau semua bodinya diganti, ngapain pakai motor Kawasaki 175. Istilahnya, mubazir dan kenapa ga pakai bahan lain aja yang lebih murah, misalkan kayak Scorpio atau Tiger.

Baik, kita akan mulai dari tracker dan bobber. Pada hari pertama akan dimulai dari pemasangan kaki-kaki dan juga ban Swallow depan belakang. Dan untuk tracker sudah menggunakan ban King Cross. Terus untuk yang bobber setangnya sudah diubah menjadi model camar, namun dirombak sedikit agar lebih ke atas. Kita juga memperpanjang swing arm sebesar 4 cm yang tujuannya adalah untuk mengejar proporsional dari Kawasaki W175 itu sendiri. Hari berikutnya adalah perubahan pada jok maupun lampu sen, juga knalpot.

Dua setengah minggu berlalu, maka mulai merombak café racer. Pada model ini tidak terlalu banyak perubahan di awal. Perubahannya hanya ada pada bagian ban, kaki-kaki, dan juga knalpot. Lalu, untuk yang tracker dan bobber ini sudah mulai terlihat wujudnya, di mana arm-nya dipanjangkan ke belakang, joknya terlihat pendek, shock breaker depan diturunkan sedikit, sekitar satu senti, untuk mengejar padatnya. Balik lagi ke café racer, karena model dari café racer ini adalah clip on maka harus ada beberapa penyesuaian seperti kabel gas yang harus ditambah panjangnya, kabel koplingnya, dan lain-lain. Yang membuat ribet ketika memodifikasinya adalah pada bagian cover headlamp sama buntut tawon, di mana buntutnya itu dibuat supaya tetap enak dilihat, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil, ya proporsional lah sama bagian tangkinya. Dan pada bannya, awalnya itu sudah cukup baik, awalnya kita menggunakan Corsa, akan tetapi sepertinya ban tersebut perlu ada perubahan.

Progres selanjutnya adalah pengecatan, di mana proses awalnya adalah memasang kembali bodi-bodinya. Kenapa dilakukan pengecatan kembali? Karena memang kurang oke dan agar lebih sesuai dengan modifikasi masing-masing model tentunya.

Modifikasi ketiga motor tersebut telah selesai, lalu saatnya kita membahas ketiga model tersebut. Pertama adalah versi bobber. Untuk kali ini, sebenarnya kita mengadopsi bobber yang model Jepang. Dimulai dari kaki-kaki, motor ini dipasangkan velg berukuran 17 inci velg aftermarket, yang depan itu lebarnya 250 ring 17, sedangkan yang belakang, 3 inci ring 17 juga. Untuk pilihan bannya, di motor ini kita memilih ban swallow SB 135, swallow classic ya, dengan ukuran yang depan itu ring 17 400, dan yang belakangnya itu ring 17 450. Sedangkan untuk tangki dan bodi samping, motor ini tetap bawaan aslinya, bagian yang diganti itu adalah bagian spakbor depan dan spakbor belakang. Pada bagian jok, bentuk belakangnya dibuat lebih lancip dibanding pada umumnya, karena memang mengikuti tekukan sasis.

Kedua adalah model tracker. Ubahan yang dibuat pada motor ini sesimpel pada model bobber di atas. Di antaranya adalah ban yang menggunakan merk King Cross ukuran 400 ring 17, baik depan maupun belakang. Velg alumunium ukuran 2.5 inci di depan dan 3 inch di belakang. Untuk spakbor setnya menggunakan bahan plat vanis dengan ketebalan 1.2 mili meter. Swing arm menggunakan bahan bawaannya, akan tetapi dipanjangkan sedikit. Dan suspense belakangnya dibuat lowong dan lebih panjang. Bagian joknya menggunakan fiber custom kit dilapisi bahan kulit sintetis.

Ketiga adalah model café racer. Untuk model ini memang penambahan aksesori di sini memang paling banyak seperti misalnya setangnya menggunakan setang jepit dan sebagainya. Baik langsung aja kita bahas. Dimulai dari kaki-kaki, velgnya masih mengandalkan velg 17 depan belakang, tapi untuk lebar velg depan, pakai lebar 250, sedangkan yang belakang itu lebarnya 3 inci. Untuk bannya sendiri menggunakan ban Battlax BT 45. Shock depannya itu pakai bawaan standar, hanya rem belakang yang dipanjangkan. Pada bagian bodi yang diganti tetap pada bagian spakbor depan dan belakang, juga ada buntut tawon yang sistemnya knock down. Artinya, bisa dibongkar pasang apabila ingin membonceng.

Baca juga di sini \https://review.bukalapak.com/amp/auto/inspirasi-modifikasi-ragam-ubahan-custom-kawasaki-w175-50088

Sumber gambar: otomotifo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *