Ini Beragam Penyebab Rambut Kering dan Rambut Rontok yang Mesti Kamu Hindari!

Rambut rontok sebenarnya hal yang wajar. Normalnya, seseorang akan kehilangan rambutnya sekitar 60—100 helai perharinya. Jika lebih dari itu, bisa dikategorikan sebagai rambut rontok parah. Untuk itu, perlu kiranya segera mencari cara mengatasi rambut rontok agar berkurang dan tidak menimbulkan kebotakan.

Selain rambut rontok, masalah rambut lainnya yang sering menghantui kita adalah masalah rambut kering. Penyebab rambut kering tentu beragam. Misalnya saja seharian berada di bawah sinar matahari atau terkena polusi udara. Rambut pasti akan menjadi kering, kusam, dan bau.

Penyebab rambut kering lainnya misalnya penggunaan hair dryer berlebihan. Meskipun cepat dan efisien, sangat membantu mengeringkan rambut, nyatanya penggunaan berlebihan dapat mengakibatkan permasalahan rambut seperti rambut kering dan bercabang.

Penyebab rambut kering yang tidak disadari adalah terkena klorin yang ada air kolam renang saat kita sedang berenang. Disadari atau tidak, rambut kering ini memicu kerontokan pada rambut di kepalamu loh!

Rambut yang kering akan mudah sekali patah dan rusak sehingga memicu kerusakan rambut. Secara umum, penyebab rambut rontok yang harus kamu hindari antara lain:

  1. Kulit kepala yang tidak sehat

Kondisi kulit kepala yang tidak sehat bisa memicu peradangan sehingga menghambat pertumbuhan rambut di kapala. Kondisi ini antara lain seperti dermatitis seboroik, proriasis, dan infeksi jamur seperti ketombe. Untuk mengatasinya, dibutuhkan perawatan yang berbeda-beda tergantung dari kondisi kulit kepala. Bisa menggunakan obat atau hanya mengganti shampoo yang mengandung zinc jika mengalami ketombe.

  1. Stres

Stres memang berakibat fatal tidak hanya pada kulit kepala, tetapi juga pada seluruh anggota tubuh. Stres yang berlebihan dapat memicu kerontokan rambut. Seseorang yang mengalami stres berat bisa mengganggu fase penting pertumbuhan rambut. Fase itu antara lain masa pertumbuhan, masa istirahat, dan masa rontok. Stres mengganggu siklus tersebut sehingga mempercepat rambut mengalami fase rontok. Rambut yang rontok dari stres ini biasanya diikuti dengan “kantong akar rambut” yang berbentuk layaknya bohlam. Untuk mengatasinya, Anda harus menghindari segala hal yang menyebabkan stres, berpikir positif, dan tenang dalam menghadapi sesuatu.

  1. Penggunaan pemanas rambut

Penggunaan hair dryer dan alat catok memang menjadi kebutuhan yang bisa memudahkan kita dalam mengatur gaya rambut kita. Namun ada efek samping yang ditimbulkan dari penggunaannya yang berlebihan. Rambut akan cenderung lebih rapuh sehingga mudah rontok karena terus terkena hawa panas yang “tidak normal”. Selain harus mengurangi penggunaan alat pemanas rambut, Anda juga harus telaten menggunakan kondisioner setelah keramas dan toner penguat rambut saat rambut hendak mengering.

  1. Anemia

Anemia adalah kekurangan zat besi sehingga bisa menyebabkan kelelahan berlebihan, lemah tubuh, hingga kulit memucat. Gejala lainnya adalah sakit kepala terus menerus, sulit untuk fokus, rambut rontok, dan telapak tangan dan kaki yang dingin. Untuk mengatasinya, Anda harus rajin mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi seperti sayuran hijau, daun bawang, kacang mede, daging, hingga sereal. Anda juga bisa menambahkan suplemen zat besi jika dirasa sangat membutuhkan.

Begitu banyak penyebab rambut rontok. Ada baiknya jika Anda selalu menjaga kesehatan rambut Anda dan menghindari hal-hal yang menyebabkan kerontokan rambut. Rambut yang sehat tentu menjadi idaman semua orang. Agar selalu mendapatkan rambut yang sehat, pastikan Anda juga memiliki tubuh dan jiwa yang sehat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *