3 Sistem Klaim Asuransi Kesehatan yang Perlu Anda Pahami agar Lebih Mudah Klaim Asuransi

Tidak sedikit masyarakat yang meyakini bahwa klaim asuransi kesehatan itu rumit dan ribet. Padahal respon saat premi telat bayar cepat sekali. Benarkah demikian? Persepsi umum tersebut akan terjawab jika telah memahami sistem pembayaran asuransi. Jadi, sebelum menentukan pilihan produk asuransi, pastikan dahulu sistem pembayaran klaim dari asuransi tersebut. Simak penjelasan mengenai sistem klaim asuransi berikut.

3 Sistem Klaim Asuransi Kesehatan yang Perlu Anda Pahami agar Lebih Mudah Klaim Asuransi

Sistem Reimbursement

Sistem  ini mengharuskan pemegang polis asuransi kesehatan untuk terlebih dahulu menanggung biaya medis dari uang pribadi. Selanjutnya, lampirkan kuitansi pembayaran dari pihak rumah sakit untuk menagihnya ke perusahaan asuransi. Hal inilah yang membuat sistem reimbursement kurang diminati bahkan kini sudah jarang digunakan. Sebab, nasabah harus menyediakan dana sebagai uang muka. Sehingga bisa berakibat fatal jika tidak memiliki dana karena kemungkinan besar tidak terlayani.

Sistem Cashless

Saat ini, sistem cashless paling banyak digunakan. Nasabah asuransi yang sakit bisa membayar biaya rumah sakit hanya dengan menunjukkan kartu peserta asuransi ke rumah sakit provider sesuai dengan plafon yang ditetapkan. Hal ini tentu memudahkan nasabah ketika sakit dan ingin berobat tidak perlu menyiapkan dana lebih dahulu. Proses klaimnya sendiri yakni ketika Anda memperlihatkan kartu anggota asuransi kepada pihak rumah sakit. Semua pembiayaan pengobatan menjadi tanggungan perusahaan asuransi yang akan ditagih pihak rumah sakit. Rumah sakit akan mengurus tagihan klaim ke perusahaan asuransi yang bersangkutan.

Kekurangan dari sistem ini ialah bahwa tidak semua rumah sakit bekerja sama dengan asuransi yang Anda ikuti. Sehingga jika lokasi tempat tinggal Anda jauh dari rumah sakit provider asuransi tersebut akan merepotkan. Sebelum mengikuti program dengan sistem cashless cari tahu dan pilihlah perusahaan asuransi kesehatan yang bekerja sama dengan banyak rumah sakit. Jika memungkinkan pilihlah rumah sakit provider yang dekat dengan rumah atau tempat kerja Anda. Kemudahan yang ditawarkan sistem ini membuatnya sedikit lebih mahal dibanding sistem reimbursement.

Sistem Klaim Santunan

Sistem ini tidak memandang di rumah sakit mana Anda berobat, sakitnya apa, dan habis berapa banyak biaya. Karena, selama Anda dirawat di rumah sakit perusahaan asuransi akan memberikan santunan harian. Umumnya, nilai santunan yang diberikan sesuai dengan yang telah disepakati dalam polis antara Anda dan perusahaan asuransi. Tapi, Anda perlu mempersiapkan beberapa dokumen sebagai lampiran saat proses klaim untuk mendapatkan santunan. Seperti, formulir klaim asuransi, diagnosis sakit, kuitansi pengobatan, dan dokumen sejenis lainnya.

Proses klaim akan lebih mudah jika Anda memahami sistem klaim dari setiap perusahaan asuransi kesehatan yang ingin diikuti. Selain itu, dari setiap model klaim yang berlaku Anda juga bisa memprediksi benefit dan risiko yang akan dihadapi. Sehingga, dari setiap premi yang dibayarkan Anda akan memperoleh hasil optimal. Di sisi lain, keuntungan juga akan didapat perusahaan asuransi karena jika Anda paham akan produk yang diambil akan mengurangi potensi sengketa klaim.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *