Tips Mengatasi Ruam Popok pada Si Kecil!

Ruam popok mungkin jadi salah satu momok yang tidak ada habisnya terutama bagi para orangtua. Hal ini dikarenakan selain menimbulkan gatal di selangkangan, si kecil akan kerap merasakan ketidaknyamanan. Dan apabila ruam popok tidak segera ditangani, maka bisa jadi bakteri yang sebelumnya hanya ada di bagian bawah perut tersebut menyebabkan demam. Adapun gejala dari si kecil yang mengalami ruam popok adalah terjadinya bintik-bintik, ruam, dan luka lecet pada area popok bayi.

Selain itu dalam kasus yang lebih parah, kulit yang berada di area popok akan terasa panas saat disentuh. Meski sangatlah beragam, alasan terjadinya ruam popok ini yang pasti di antaranya adalah karena terlalu lama bersentuhan dengan popok kotor, pemakaian popok yang terlalu ketat dan terjadinya gesekan yang terlalu sering antara popok dengan kulit bayi.

Sebelum bayi kecilmu dibawa ke dokter, ada baiknya kamu memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  1. Rutin mengecek dan mengganti popok bayi

Hal pertama yang muncul saat ruam popok terjadi adalah bintik-bintik kecil. Bila ini terjadi, kamu harus mulai rutin mengganti popok bayi setiap dua atau tiga jam sekali. Bahkan saat popok di kecil terlihat kotor pun, sebisa mungkin langsung dilakukan penggantian. Hal ini ditujukan agar penyebaran ruam dan iritasi tidak terlalu parah nantinya.

Dalam mengenakan popok bayi, dianjurkan untuk tidak terlalu ketat dalam membalutnya pada bayi, agar kulit di area bayi dapat bernapas dan kondisi didalamnya tidak jadi lembab. Untuk itulah para orang tua dianjurkan untuk rutin dalam mengecek dan mengganti popok bayi sesering mungkin, agar iritasi yang ditimbulkan tidak menyebar kemana-mana.

  1. Mengoleskan krim atau gel pengurang rasa gatal

Pada kulit yang telah terlanjur teriritasi, kamu dapat menggunakan krim atau gel pengurang rasa gatal khusus untuk bayi. Biasanya, pengurang rasa gatal dalam bentuk krim memiliki kandungan zinc yang berguna untuk menenangkan ruam kulit. Apabila ibu memilih untuk membeli sendiri krim tersebut di apotek terdekat, maka sebaiknya hindari krim yang mengandung steroid atau hydrocortisone, di mana krim tersebut dapat membuat kulit bayi malah jadi teriritasi nantinya. S

etelah mengoleskan krim, ibu juga dapat mengoleskan petroleum jelly serta angin-anginkan sebentar agar krim tersebut nantinya tidak menempel ke popok. Untuk jenis petroleum jelly, gel ini sangat mudah ditemukan dan dapat dibeli dengan harga terjangkau, sehingga pastinya takkan menguras kantong ya bu!

  1. Memilih pakaian dengan bahan katun atau menyerap keringat

Para ibu seharusnya sudah tahu, bahwa bahan pakaian yang tebal dan tak menyerap keringat selain menimbulkan ketidaknyamanan juga akan mengakibatkan kulit bayi yang sensitif teriritasi. Oleh sebab itu, bahan pakaian bayi yang disarankan untuk dipakaikan pada bayi ibu adalah yang menyerap keringat. Salah satu contohnya adalah bahan katun.

Selain itu, hindari pemakaian parfum pada bayi karena kulit bayi biasanya tak cocok dengan zat kimia yang ada pada parfum. Dan jangan lupa selain baju, jenis popok pun harus dilakukan pemilihan sebelum dipakaikan ke bayi. Bila ruam telah terjadi, ganti merk popok bayimu dengan merk yang lain. Bila tak kunjung sembuh juga, gunakan popok clodi atau sekali pakai dengan bahan yang lembut yang tentunya nyaman untuk bayi. Hal ini dikarenakan bisa jadi ruam tersebut berasal dari ketidakcocokan kulit bayi saat menggunakan popok.

Referensi: https://review.bukalapak.com/beauty/5-produk-untuk-mengatasi-ketiak-dan-selangkangan-yang-gatal-15717

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *