Resep Kue Nusantara Paling Nikmat, Sudah Pernah Coba Membuatnya?

Setelah sukses membuat kue sus dengan mempraktikkan resep kue sus yang didapatnya dari tautan ini (https://review.bukalapak.com/food/cuma-butuh-6-bahan-saja-membuat-resep-kue-sus-enak-ini-26389), Enji kini sibuk mencari resep kue basah Nusantara untuk menyambut acara selamatan rumahnya yang tinggal menghitung hari. Memang, sudah bukan rahasia lagi kalau Nusantara kita ini kaya dengan kue-kue tradisional yang tak pernah bisa tergantikan meski beragam kue modern terus bermunculan.  Well, kamu yang mungkin juga sedang sama sibuknya dengan Enji mencari resep kue Nusantara, yuk coba simak dulu ulasan berikut ini.

Kue Cucur

Bahan. Siapkan sekitar 125 gram tepung beras, 30 gram tepung terigu berprotein sedang, 125 gram gula merah, 2 lembar daun pandan, ¼ sendok teh garam, dan 230 mL air.

Cara Membuat. Didihkan 230 mL air yang telah disiapkan. Setelah air mendidih, masukkan daun pandan dan gula merah ke dalamnya. Aduk hingga larut. Kemudian, saring air, biarkan hingga hangat atau tidak terlalu panas.

Setelah itu, campurkan tepung beras, tepung terigu, dan sedikit garam ke dalam wadah yang bersih. Tuang larutan gula merah yang sudah hangat sedikit demi sedikit ke dalam campuran tadi sambil terus diuleni. Pastikan adonan yang dibuat tidak terlalu keras atau terlalu encer.

Jika adonan sudah cukup kental, pukul-pukul adonan selama kurang lebih 30 menit. Sambil dipukul-pukul, masukkan larutan gula merah sedikit demi sedikit. Setelah itu, diamkan selama kurang lebih 40 menit.

Panaskan minyak goreng pada wajan cetakan kue cucur (wajan berbentuk cekung kecil). Tuangkan adonan cucuk ke dalam cetakan, kemudian siram dengan minyak panas sampai kue cucur mengembang. Tusuk bagian tengah kue menggunakan tusukan gigi. Saat menusuk, jangan lupa putar kue cucur supaya setiap bagian bisa matang dengan sempurna. Balik kue cucur sebentar, kemudian angkat. Kue cucur siap disajikan. 

Kue Wingko Raksasa

Bahan. Untuk membuat kue wingko raksasa ini, siapkan 1 butir kelapa muda parut, 10 sendok makan munjung tepung ketan, ½ sendok teh garam, 7 sendok gula pasir, 50 gram margarin untuk dilelehkan, dan air secukupnya.

Cara Membuat. Campurkan semua bahan menjadi satu, kecuali air. Saat mencampur bahan dan menguleni atau melumatkan adonan, disarankan untuk langsung menggunakan tangan supaya bahan-bahan lebih cepat menyatu.

Jika adonan sudah cukup pulen, masukkan sekitar 2 hingga 4 sendok makan air supaya adonan mudah dibentuk. Penambahan air ini memang bertujuan untuk membuat adonan mudah dibentuk. Oleh karena itu, jika adonan dirasa sudah bisa dibentuk, tidak perlu menambahkan air. Penambahan air yang terlalu banyak justru akan membuat adonan terlalu encer dan cita rasa kue wingko pun jadi tak sempurna.

Setelah itu, bentuk adonan menjadi bulat-bulat besar. Pemberian nama raksasa pada kue wingko ini memang mengacu pada bentuknya yang besar. Namun, jika tidak suka dengan ukuran yang terlalu besar, membuatnya dalam ukuran lebih kecil pun tak masalah.

Jika semua adonan telah dibentuk, segera panggang adonan di atas wajan antilengket. Hati-hati, saat memanggang, gunakanlah kompor dengan api kecil atau sedang. Sebab, menggunakan api besar bisa berisiko membuat kue wingko gosong. Jangan lupa juga untuk membolak-balik adonan agar matang dengan sempurna. Setelah adonan matang dan berwarna kecokelatan, angkat adonan. Sajikan di atas daun pisang untuk mempercantik penampilan dan menambah kesan tradisional.

Bagaimana? Siap mencoba salah satu resep kue tradisional di atas?

Sumber gambar: Lofoodie.blogspot.com, Resepbiyen.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *