Tips Olahraga Ringan untuk Usia Lanjut

Fungsi dan kemampuan setiap organ tubuh akan semakin menurun seiring pertambahan usia, terutama ketika memasuki usia senja. Oleh sebab itu, seseorang yang sudah memasuki usia lanjut disarankan untuk aktif bergerak untuk menjaga kemampuan organ tubuhnya agar fungsi kerja-kerja ototnya tidak menurun. Salah satu kegiatan aman yang dapat dilakukan agar organ tubuh tetap bergerak secara wajar adalah dengan berolahraga. Penelitian menyebutkan bahwa orang tua yang terlalu banyak justru berisiko terkena serangan jantung sebab denyut jantung semakin melemah seiring menurunnya kinerja otot pada tubuh yang disebabkan oleh sedikitnya aktivitas. Berolahraga ringan dapat merangsang kerja otot agar yang juga berimbas pada kemampuan denyut jantung agar tetap normal. Olahraga yang terukur dan memiliki kadar ringan sangat dianjurkan bagi orang yang sudah memasuki usia lanjut. Berikut ini adalah beberapa tips olahraga ringan untuk usia lanjut.

Lari Pagi dan Jalan Santai

Orang yang memasuki usia lanjut disarankan untuk rutin melakukan lari pagi dan jalan santai, sebab kegiatan ini akan membuat seluruh anggota tubuh akan bergerak, persendian-persendian yang mulai kaku akan dilemaskan sehingga orang yang memasuki usia senja tidak mudah keseleo dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Berlari atau berjalan santai dalam kadar yang normal dan sesuai kemampuan akan melatih sendi dan otot. Berjalan santai atau berlari pagi juga dapat meregangkan otot-otot lengan dan kaki. Selain itu, udara segar yang dihirup ketika berlari pagi di luar ruangan juga dapat menghindarkan lansia dari bahaya disorientasi. Tinggal di dalam rumah dalam waktu yang lama justru tidak baik bagi mental lansia, sehingga melakukan aktivitas ringan di luar rumah sangat dianjurkan.

Baca Juga:Tips Olahraga untuk Ibu Hamil

Bersepeda

Bersepeda dan melakukan kegiatan yang berhubungan dengan keseimbangan lainnya sangat dianjurkan bagi orang yang memasuki usia lanjut. Orang yang lanjut usia biasanya akan mengalami penurunan keseimbangan, sehingga mudah terjatuh ketika berjalan. Berlatih keseimbangan dengan bersepeda setiap pagi atau setidaknya seminggu tiga kali akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan stabilitas tubuh. Selain bersepeda, tips olahraga lain yang berhubungan dengan keseimbangan bisa dilakukan dengan cara mengangkat kaki secara bergantian, atau berdiri dengan satu kaki selama setidaknya sepuluh detik.

Kondisi fisik setiap orang tua yang sudah memasuki usia lanjut memang berbeda-beda. Untuk itu, setiap orang tua harus bijak dalam memilih olahraga yang disesuaikan dengan kemampuan fisiknya. Kadar aktivitas fisik yang dijalankan setiap lansia tentu berbeda-beda. Jika perlu, lansia yang ingin melakukan aktivitas fisik yang rutin seperti berolahraga setiap hari dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu, agar aktivitas fisik yang dilakukannya tidak membahayakan kesehatannya. Sebaiknya, aktivitas fisik yang dilakukan oleh orang yang berusia lanjut diawasi atau didampingi oleh anak atau orang lain yang memiliki kemampuan fisik prima, agar jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ketika si lansia melakukan olahraga, pendamping tersebut dapat melakukan langkah-langkah penyelamatan. Itulah beberapa tips olahraga ringan untuk usia lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *