Tips Kesehatan Terhindar dari Cedera Ketika Berolahraga

Hal yang paling ditakuti oleh seluruh atlet olahraga di dunia adalah terkena cedera. Cedera merupakan momok yang paling menakutkan dan sangat dihindari oleh para atlet. Cedera akan mengancam keberlangsungan karier seorang atlet karena harus beristirahat menepi dari lapangan untuk menyembuhkan dan memulihkan cedera yang diceritanya. Tidak jarang, seorang atlet atau olahragawan harus mengakhiri kariernya lebih cepat karena cedera yang dideritanya tidak dapat pulih secara total. Tidak hanya oleh atlet, setiap orang yang melakukan olahraga juga sering dibuat cemas akan dilanda cedera. cedera memang dapat dialami oleh setiap orang yang melakukan aktifitas, dan salah satu kegiatan yang berpotensi mengakibatkan cedera adalah berolahraga. Pepatah mengatakan, lebih mudah mencegah daripada mengobati. Mencegah terjadinya cedera tentu lebih bijak daripada mengobatinya. Berikut ini akan dibahas mengenai tips kesehatan agar terhindar dari cedera ketika berolahraga.

Penyebab Terjadinya Cedera

Salah satu faktor terbesar yang menyebabkan pemain dilanda cedera serius adalah terjadinya benturan. Namun, cedera dapat terjadi bukan hanya disebabkan oleh benturan atau salah melakukan gerakan ketika berolahraga, namun juga diakibatkan oleh kelelahan dan penggunaan beban yang berlebihan terhadap anggota tubuh, atau yang lebih sering dikenal denagn istilah overuse syndrome. Cedera yang berhubungan dengan bagian persendian tubuh lebih sering terjadi karena pemberian beban yang berlebihan terhadap suatu anggota tubuh, atau suatu bagian tubuh sudah sangat lelah namun terus diforsir oleh pemiliknya. Hal itulah yang paling sering menyebabkan atlet dilanda cedera. Sebagai contoh, atlet sepakbola sering merasa kram ketika memasuki waktu akhir pertandingan, hal tersebut terjadi karena otot sudah lelah namun si pemain terus memaksa untuk bermain dan berlari.

Baca Juga:15 Tips Kesehatan

Mencegah Terjadinya Cedera

Salah satu cara paling bijak untuk menghindari cedera ringan adalah dengan melakukan pemanasan yang cukup, agar ketika mulai melakukan gerakan-gerakan yang berat dan intens, otot dan persendian tubuh tidak terkejut. Sebelum melakukan olahraga, kita juga dapat melakukan game kecil atau latihan aerobik dasar untuk adaptasi tubuh. Selain pemanasan, pencegahan cedera yang lebih awal dapat dilakukan dengan melakukan recovery tubuh untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Recovery dapat dilakukan dengan cara berendam di air panas dan air dingin secara bergantian, atau lebih populer dengan istilah jacuzzi. Berendam di air es (ice bathing therapy) untuk relaksasi. Para pakar di bidang fisioterapi memberikan tips kesehatan bahwa dengan recovery yang dilakukan atlet sebelum atau setelah pertandingan akan membantu tubuh lebih cepat pulih dan terhindar dari kelelahan.

Untuk terhindar dari cedera yang disebabkan oleh benturan, seorang atlet dapat melakukan pencegahan dengan cara memakai dekker atau pengaman kaki untuk melindungi tulang kering dari benturan langsung. Itulah beberapa tips kesehatan agar terhindar dari cedera ketika sedang melakukan olahraga. Berhentilah ketika tubuh mulai lelah, sebab kebijaksanaan seorang atlet sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya cedera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *