Kenali Penyebab Rambut Rontok Berikut Ini!

 

Rambut adalah mahkota bagi setiap wanita, tidak heran jika seorang wanita mengalami rambut rontok, sering kali merasa panik dan mencari penyebab rambut rontok. Namun sebenarnya, adalah hal yang wajar jika seseorang mengalami rambut rontok sekitar 20—70 helai per hari. Hal ini karena akan tumbuh sel rambut baru yang menggantikan rambut yang rontok tersebut. Permasalahan muncul jika rambut rontok lebih banyak dari jumlah normal dan tidak ada pengganti dari rambut rontok tersebut. Jika sudah demikian, kita memang perlu menganalisis penyebab rambut rontok sekaligus cara mengatasi rambut rontok.

rambut-rontok.jpg (640×353)

Berikut adalah daftar penyebab paling sering dan bagaimana mengatasinya.

  1. Stres

Tidak bisa dipungkiri perubahan emosi yang terlalu drastis atau lazim disebut dengan stres dapat memicu timbulnya kerontokan pada rambut. Kerontokan rambut yang dalam dunia medis disebut dengan telogen effluvium bisa terjadi sekitar enam pekan hingga tiga bulan pada seseorang pasca mengalami stres berat. Hal ini dikarenakan stres dapat mengganggu siklus pertumbuhan rambut. Siklus pertumbuhan rambut secara singkat ada fase pertumbuhan, istirahat, dan rontok. Nah, stres bisa memicu rambut lebih cepat menuju fase kerontokan.

Cara mengatasi rambut rontok yang karena stres tentu saja dengan meregulasi diri supaya mengurangi stres tersebut. Cobalah untuk menghindari berbagai hal pemicu stres. Anda bisa mencoba meditasi atau berolahraga yoga.

Selain itu, Anda perlu beristirahat secara cukup dan mengonsumsi makanan yang berprotein tinggi. Protein dari makanan akan membantu pembentukan zat pembentuk rambut yang disebut dengan keratin. Jika, sudah dilakukan semua, hanya tinggal menunggu waktu rambut Anda akan kembali seperti semula.

  1. Rambut rontok karena genetik

Penyebab umum lainnya dari kerontokan rambut adalah karena faktor genetik atau keturunan. Anda memiliki risiko mengalami rambut rontok yang lebih besar jika memiliki orangtua yang juga mengalami rambut rontok. Salah satu contoh publik figur yang telah mengalami kerontokan rambut cukup banyak adalah Pangeran William dari Kerajaan Inggris yang menurun dari sang ayah, Pangeran Charles.

Mengalami kerontokan rambut di usia kepala 5 merupakan hal yang wajar. Berbeda halnya jika gejala sudah timbul sejak usia 20-an tahun. Pada kasus genetik, setiap rambut yang rontok akan digantikan rambut baru, namun dengan tekstur yang lebih halus dan lebih tipis. Lama kelamaan, rambut akan berhenti tumbuh karena folikel rambut mengecil dan tertutup. Untuk mengatasinya, jika Anda ada riwayat kedua orangtua mengalami kebotakan, Anda bisa mulai rajin menggunakan serum penumbuh rambut atau mencoba cara alami seperti menggunakan minyak kemiri rutin sejak usia remaja. Jika perlu, konsultasi ke dokter spesialis kulit untuk mendapatkan obat minum yang membantu untuk pertumbuhan rambut.

rambut-rontok-pada-sisir.jpg (2000×1333)

  1. Kekurangan protein

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, zat pembentuk rambut yang dinamakan dengan keratin terbuat dari protein. Nah, jika Anda sedang menjalani diet rendah protein, besar kemungkinan Anda mengalami kerontokan rambut. Asupan protein yang rendah dapat membuat struktur rambut menjadi rapuh dan lama tumbuh rambut yang baru. Biasanya mulai terlihat setelah 2 atau 3 bulan.

Cara mengatasinya adalah tentu saja dengan memperbaiki intake protein dan melakukan diet yang seimbang. Jika memang Anda meniatkan untuk menjadi vegetarian, perlu Anda ketahui bahwa protein tidak hanya berasal dari hewani, namun juga bisa dari sumber nabati seperti alpukat dan kacang-kacangan.

Itu dia tiga penyebab paling umum dari kerontokan rambut. Untuk yang lainnya, Anda bisa baca selengkapnya di sini.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *