Home kesehatan Cara Membuat Masker Kain yang Efektif Cegah Corona

Cara Membuat Masker Kain yang Efektif Cegah Corona

by Erin Nuzulia

Di tengah pandemi yang disebabkan virus corona seperti saat ini, penggunaan masker kesehatan menjadi keharusan bagi masyarakat dari berbagai kalangan. Masker kain menjadi salah satu opsi terbaik untuk keadaan darurat sosial ini. Selain harganya yang cukup murah, pembuatannya pun dapat kita lakukan sendiri. Simak cara membuat masker kain berikut, agar persediaanmu tetap terjaga!

Sebelum mengetahui cara membuat masker kain yang sesuai dengan standar kesehatan, kita perlu tahu jenis-jenis masker yang bisa digunakan saat ini. Tidak hanya masker filter seperti masker N95, ada beberapa jenis masker lain yang juga sudah cukup aman digunakan oleh masyarakat umum. Pada dasarnya, memilih masker harus berdasarkan tingkat risiko seseorang terhadap penularan virus corona.

Menurut Dokter Spesialis Paru Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Dr. Erlnia Burhan, terdapat empat jenis masker yang tersedia di pasaran dan dapat digunakan oleh masyarakat sesuai dengan aktivitas sehari-hari. Masker tersebut antara lain adalah masker kain, masker bedah, masker berfilter, dan masker respirator. Sementara masker berfilter seperti masker N95 dan masker respirator dikhususkan untuk tenaga medis yang berisiko tertular sangat tinggi, masyarakat umum dapat menggunakan masker kain atau masker bedah biasa. Namun beliau mengingatkan untuk tetap menjaga jarak biarpun saat menggunakan masker.

Masker kain pun adalah jenis masker yang paling direkomendasikan untuk masyarakat umum dan dinilai cukup sebagai alat pelindung diri (APD). Hal tersebut dikarenakan virus corona menular tidak dari udara, melainkan dari masuknya percikan air liur (droplet) seseorang yang telah terinfeksi corona. Oleh sebab itu, penggunaan kain non-katun sudah cukup efektif, setidaknya untuk mencegah droplet kita mengenai orang lain.

Menurut penelitian yang dilakukan di University of Cambridge tentang perbandingan efektivitas beberapa jenis bahan untuk masker kain, menunjukkan bahwa lap piring, kaos katun, dan sarung bantal berbahan katun adalah jenis kain rumahan yang memiliki daya saring terbaik. Penelitian yang telah publish di salah satu jurnal kesehatan ini juga menyarankan untuk tidak menggunakan kain sutra karena tingkat penyaringan yang buruk. Sementara kain dengan kenyamanan paling tinggi adalah kain kaos katun 100%.

Baca Juga:   Penting Buat Tahu, Inilah Macam dan Merek Vitamin Ibu Hamil!

Berikut beberapa cara membuat masker kain corona, dikutip dari beberapa sumber:

  1. Masker kain tanpa dijahit

Masker kain ternyata bisa dibuat tanpa jahitan dengan memanfaatkan desain earlop, atau dengan menyematkan tali elastis untuk diikat di telinga. Cukup dengan menyiapkan kain katun dan karet elastis sebagai bahan utama, berikut langkah membuatnya:

  • Cuci bersih dan keringkan terlebih dahulu kain katun yang akan digunakan.
  • Ukur panjang kain agar dapat menutup hidung, mulut, hingga dagu bagian bawah. Ukur dua kali lipat agar bisa ditekuk untuk ditambahkan filter atau sekedar menambah kemampuan penyaringan.
  • Bentangkan kain, kemudian tambahkan lapisan penyaring seperti filter kopi atau beberapa helai tisu di dalamnya.
  • Lipat menjadi tiga lipatan, kemudian sisipkan tali elastis seperti karet rambut pada kedua sisi kain
  • Lipat kedua sisi kain di bagian karet disematkan, rekatkan dengan lem kain dan pastikan kain benar-benar rapat.
  • Tarik kedua ujung bagian atas dan bawah kain, dan masker kain tanpa jahitan siap digunakan.
  1. Masker kain berjahit

Masker jenis ini lebih kokoh dan bisa digunakan oleh wanita berhijab. Cukup siapkan alat jahit seperti jarum, gunting, dan benang, serta kain katun dan tali sepatu yang sudah tidak digunakan sebagai alat pengikat. Berikut cara membuatnya:

Cuci bersih dan keringkan dahulu kain agar steril.

  • Ukur panjang kain dan potong menjadi dua dengan ukuran sekitar 30×15 cm.
  • Beri beda pola untuk masker bagian dalam dan luar agar tidak mudah tertukar.
  • Tumpuk dan jahit ke dua bagian kain hingga menyatu.
  • Sisipkan tali sepatu atau sejenisnya di bagian sisi kain sebagai tali pengait, tahan dengan peniti atau penjepit agar tali tetap pada posisi yang diinginkan.
  • Jahit seluruh lapisan kain dengan jahitan berulang agar lebih kokoh
  • Masker kain tali siap digunakan.
Baca Juga:   Sebaiknya Jangan, Makanan Ibu Menyusui Ini Rentan Bikin Bayi Sakit!

Untuk menjaga efektivitas masker kain, perlu diingat agar memakai kain dengan cara yang benar, dan tetap mencuci masker kain tersebut setiap hari. Penggunaan masker jenis ini hanya diperbolehkan untuk seseorang yang sehat. Begitu mengalami gejala-gejala COVID-19, seseorang harus mengkarantina diri atau segera menghubungi unit darurat penanganan wabah corona.

Artikel Lainnya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More