Moms, Begini Cara Menghitung Usia Kehamilan!

 

Momen menunggu hadirnya buah hati tentu menjadi momen yang membahagiakan bagi setiap pasangan yang telah menikah. Beragam perubahan mulai terjadi pada tubuh ibu, mulai dari mual saat hamil, badan terasa pegal, bahkan bisa sampai mengganggu aktivitas harian. Agar bisa tetap beraktivitas normal, maka paling tidak ibu harus mengetahui cara mengatasi mual pada trimester awal (baca selengkapnya di https://review.bukalapak.com/mom/ibu-hamil-begini-7-langkah-atasi-mual-di-trimester-awal-36916).

Hal yang tidak kalah penting untuk diketahui calon ibu adalah mengetahui berapa usia kehamilan bayi yang ada dalam kandungannya. Hal ini penting untuk memastikan bahwa nutrisi yang diberikan kepada janin sudah tepat kandungan dan jumlahnya. Selain itu juga memastikan ragam aktivitas yang boleh dan tidak boleh dilakukan ibu. Karena misalnya pada usia kehamilan trimester awal, ibu harus menghindari terjadinya goncangan agar tidak membahayakan janin. Hal penting lainnya adalah dengan mengetahui usia kehamilan, ibu jadi mengetahui hari perkiraan lahir atau HPL. Dengan mengetahui kapan perkiraan bayi akan lahir, ibu akan lebih mudah menyiapkan mental dan kebutuhan bayi lainnya.

menghitung-usia-kehamilan.jpg (546×302)

Ada beragam cara menghitung usia kehamilan. Bagi mereka yang rajin kontrol ke dokter, tentu dokter akan dengan mudah menghitung usia kehamilan ibu. Namun, ibu juga bisa melakukan sendiri.

Berikut beberapa cara menghitung usia kehamilan.

Kalkulator Kehamilan Online

Tidak ada yang tidak bisa dilakukan dengan teknologi, menghitung usia kehamilan sekali pun. Ya, dengan kemajuan teknologi, Anda bisa menghitung usia kehamilan secara daring dengan cara yang sangat simpel. Cukup ketikkan “kalkulator kehamilan” pada laman peramban yang Anda pakai, kemudian akan muncul banyak tautan yang dapat menghitung usia kehamilan Anda secara daring. Tidak banyak data yang dimasukkan, cukup masukkan tanggal, bulan dan tahun dari hari pertama haid terakhir (HPHT) Anda serta siklus haid. Kemudian, kalkulator tersebut akan memberitahukan berapa usia kehamilan Anda.

Masa-Subur-Kehamilan-Sehat-Kalkulator-Kehamilan.jpg (580×318)

Hitungan kalender

Jika Anda ingin menghitung usia kehamilan Anda pakai metode ini, pastikan bahwa Anda mengetahui siklus haid Anda. Hitungan kalender ini biasanya bisa digunakan pada perempuan dengan siklus haid yang teratur antara 28 atau 30 hari. Hal pertama yang perlu diketahui adalah hari pertama haid terakhir (HPHT). Setelah itu, ada rumus khusus yang digunakan, yaitu tanggal HPHT ditambah dengan 7, dan bulan HPHT dikurangi 3 serta tahun HPHT ditambah 1 jika tahun HPHT berada di atas bulan April. Sebagai contoh, HPHT Anda adalah tanggal 8 Desember 2018, maka 8 + 7 = 15, 12 (bulan Desember) – 3 = 9, tahun 2018 + 1 = 2019. Maka HPL Anda adalah tanggal 15 September 2019.

Fundus Uteri

Fundus uteri adalah nama lain dari puncak rahim. Nah, puncak rahim ini akan semakin tinggi seiring dengan pertumbuhan janin. Cara ini adalah cara manual dengan meraba puncak rahim yang terasa menonjol pada perut. Perhitungan ini dari jarak tulang kemaluan hingga puncak rahim dalam hitungan centimeter. Jarak per centi dianggap sebagai minggu kehamilan.

Gerakan Janin

Cara perhitungan selanjutnya adalah dengan memantau gerakan janin. Cara ini tidak sepenuhnya akurat, namun bisa jadi salah satu tolak ukur yang digunakan untuk mengetahui usia kandungan. Cara ini cukup dengan merasakan atau mendeteksi ada tidaknya gerakan pada janin pada rahim. Jadi tes ini murni pengalaman subyektif dari ibu. Jika ibu merasakan ada pergerakan janin pertama kali, kemungkinan usia kandungan sekitar 18 hingga 20 minggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *